Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kondisi Sekolah Pasca Gempa Lombok

Kondisi Sekolah Pasca Gempa Lombok




Bisa kita ketahui Gempa berkekuatan 7.0 SR  yang terjadi di Lombok kemaren pada tanggal 6 Agustus 2018, telah meratakan sebagai wilayah di Lombok dimana banyak bagunan warga yang ambruk dan tak tersisa satu pun dari bangunan tersebut,kini masyarakat tinggal di pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah dan para relawan, kabarnya tempat pengungsian ini di bagi menjadi 3 titik pada wilayah Lombok tersebut.
 Dan sampai hari ini para relawan masih bergerak untuk memberikan bantuan kepada korban gempa tersebut, termasuk ada sebagian alat besar yang meratakan puing2 rumah warga yang sudah hancur untuk di pindahkan ke tempat yang kosong. Hingga saat ini pun para korban tidak bisa berharap apa pun, karena mereka tidak bekerja, tidak memiliki kegiatan, beda dari keseharian mereka sebelum terjadi gempa itu. 
Namun gempa yang terjadi tidak bisa mematahkan semangat anak-anak untuk mencari ilmu. Walaupun sekolah mereka yang telah hancur namun mereka tetap sekolah untuk mencari ilmu. Untuk itu para relawan dan masyarakat membangun sekolah sementara untuk pembelajaran, sekolah di buat dari bahan-bahan seadanya. Para siswa harus belajar di tempat yang ada sekarang, para guru menyarankan agar siswa tetap terus belajar tak mengingat bahwa ujian kenaikan kelas. 


Dan semua guru mengingatkan untuk terus beraktivitas seperti biasanya sambil mengharap bantuan dari pemerintah selanjutnya. Dahlan mengaku, bahwa pihaknya belum bisa mengetahui sampai kapan para siswa terus belajar di luar kelas. Karena kalau dipakasakan seluruh ruang kelas digunakan sebagai tempat Pengajaran, khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Siswa dan para guru semua mengharapkan adanya perhatian penuh dari pemerintah pusat dengan memberikan sedikit bantuan untuk merehab sekolah tersebut.  

Memang semangat belajar mereka sangat besar, bisa dilihat dari kemauan mereka untuk belajar namun semangat nya akan semakin bertambah jika tempat yang mereka tempati sekarang di renovasi kembali oleh pemerintah. Karena kita tidak boleh menyianyiakan siswa tersebut, karena itu sama saja seperti kita menelantarkan mereka, begitulah yang mereka alami sekarang ini, tempat yang panas, kecil, dan tanpa adanya gedung tapi mereka tetap mau untuk belajar.

Janganlah kalian bermalas-malasan kurang apa kah kita? Apakah kita masih kurang dengan fasilitas-fasilitas yang sudah ada, apakah kalian yang suka bermalas-malasan untuk sekolah masih tidak mau berubah? Saudara kita yang tidak memiliki tempat yang layak masih ada kemauan untuk belajar, tempat mereka tidak memiliki berbagai fasilitas yang bagus tidak seperti sekolah kita. Jadi sadarlah kalian disekolahkan oleh orang tua kalian supaya menjadi anak yang pintar, bermanfaat bagi keluarga, Negara, dan Agama.
Tetap semangat untuk belajar. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan sekarang ini,, sampai jumpa lagi gaess.

Roqibus
Roqibus Perkenalkan nama saya Badiatur Roqibus Syafaah. Bisa dipanggil oqib atau roqib. Dan saya laki laki.